Sudah berkali-kali mengecek harga sepeda Wimcycle  dan masih ragu untuk membelinya? Mungkin Anda harus mengenal berbagai jenis sepeda terlebih dahulu. Agar tidak ada kegalauan dan dilema saat hendak membeli sepeda jenis ini. Memahami jenis-jenis sepeda juga berguna bagi pemilik sepeda agar mengetahui perawatan yang tepat untuk jenis sepeda tertentu.

Aktivitas bersepeda menjadi salah satu jenis olahraga yang diminati banyak orang. Arti dari sepeda yakni salah satu jenis transportasi dengan roda dua. Kelebihan dari jenis sepeda adalah ramah lingkungan, praktis dan hemat. Selain itu, sepeda juga dapat menjadi bagi Anda yang hidup di perkotaan untuk membantu mengurangi macet di jalanan.

Mengenal 4 jenis sepeda

Sebagai pengguna atau pencinta sepeda, lebih baik Anda memahami dan mengenal jenis-jenis sepeda. Seperti manusia, sepeda juga perlu dipahami keadaan dan kemampuan yang dihasilkan. Agar tidak merasa salah pilih sepeda, lebih baik simak uraian tentang jenis-jenis sepeda di bawah ini:

1. Sepeda lipat

Salah satu jenis sepeda yang paling praktis penyimpanannya adalah sepeda lipat. Sepeda jenis ini gampang dikendarai dan tidak memerlukan tempat terlalu banyak untuk penyimpanannya. Sepeda lipat bagus dikendarai di jalanan aspal dengan rute-rute pendek. Sepeda lipat didesain bagi Anda yang memiliki kegiatan dengan intensitas tinggi sehingga menjadi mudah dan praktis digunakan.

Sepeda jenis lipat ini dibagi lagi menjadi dua macam yang mengacu pada ukuran ban yang digunakan. Pertama sepeda lipat berukuran standar, yakni ban berdiameter 16 dan 20 inci. Kedua sepeda lipat berukuran ban besar yakni dengan diameter sebesar 24 inch. Jika Anda adalah penggemar sepeda lipat, segera cek harga sepeda Wimcycle agar mengetahui kisaran harganya.

2. City bike

Jenis sepeda kedua adalah city bike atau juga disebut sepeda kota. City bike menjadi jenis sepeda yang paling sering ditemui di jalanan, apalagi di perkotaan. Ciri-cirinya adalah adanya keranjang di bagian depan sepeda, lebih tepatnya di atas roda depan.  Biasanya city bike dilengkapi dengan jok boncengan di bagian belakang agar dapat digunakan untuk membawa barang atau membonceng orang.

3. Sepeda BMX

BMX merupakan jenis motor cross yang menggunakan BMX. Sepeda jenis ini berasal dari balapan ekstrim BMX sehingga sangat cocok digunakan untuk balapan. Ada dua macam sepeda BMX yakni freestyle BMX dan racing BMX.

Perbedaan keduanya ada pada track yang dilalui, freestyle dapat melalui taman, semak belukar, jalanan, tanah datar dan jalan setapak. Sedangkan racing BMX digunakan pada lintasan balap satu jalur offroad, mulai dari bagian pembuka, tempat lompatan dan batas finish.

Sepeda BMX dibuat dengan kerangka yang kuat karena bertujuan untuk melewati track ekstrim dan menunjukkan kebolehan bersepeda dengan manuver yang ciamik. Peminat sepeda ini biasanya berusia muda atau remaja karena masih menyukai tantangan.

4. Sepeda touring

Jenis sepeda yang sering ditemui di Indonesia salah satunya adalah sepeda touring (touring bike). Sepeda ini cocok dikendarai untuk rute panjang dan memiliki rangka kuat sehingga kuat menahan beban berat.

Ada juga tambahan lampu di bagian depan sepeda yang dapat bermanfaat saat Anda melakukan perjalanan malam hari. Selain itu, touring bike dilengkapi dengan pelindung pada rantai sehingga lebih aman saat digunakan bepergian jauh.

4 jenis sepeda di atas adalah jenis sepeda yang sering digunakan dan paling mudah ditemui. Sebelum berangkat ke toko sepeda, lebih baik melihat kisaran harganya dulu di daftar harga sepeda Wimcycle. Dengan demikian Anda mengerti harga sepeda di pasaran dan tidak mendapatkan harga terlalu mahal.