Kota Solo mempunyai ragam kuliner otentik. Untuk menuju ke Solo dari Jakarta, ada beberapa cara yaitu melalui pesawat, kereta api, bus, atau kendaraan pribadi. Apabila Anda tidak sempat untuk membeli tiket pesawat dan ingin menikmati perjalanan, Anda dapat memilih kereta api sebagai moda transportasi di mana tiket kereta Jakarta Solo seringkali lebih murah dari tiket pesawat.

Kuliner Khas Solo

Setelah Anda di Solo, sebaiknya Anda memilih hotel yang ada di tengah kota sehingga dapat menjangkau wisata kuliner otentik dengan mudah. Berikut adalah beberapa makanan Kota Solo yang dapat Anda cicipi.

1. Selat Solo

Selat solo merupakan makanan yang dipengaruhi oleh kuliner Eropa ketika pemerintahan kolonial Hindia Belanda masih berdiri. Makanan ini dipengaruhi oleh teknik dan penyajian masakan Eropa seperti adanya daging potong atau biefstuk (steak dalam Bahasa Belanda), salad, dan mayonaise.

Pengaruh Eropa selain penyajian daging adalah adanya mayones dan kecap. Moster atau mayones pada selat Solo biasanya otentik terbuat dari kuning telur, cuka, dan saus mustard.

Selain itu, ada salad yang terdiri dari daun selada segar dan rebusan sayur seperti wortel, buncis, dan kentang. Rasa otentik selat lain berasal dari kuah yang dari kecap atau dari saus tomat.

2. Timlo

Timlo adalah ragam kuliner yang mirip dengan sop kuah bening. Alih-alih sayuran, timlo berisi telur pindang kecap, irisan ati ampela, potongan sosis basah solo, dan suwiran daging ayam. Terkadang, ada pula penjual yang menambahkan irisan wortel dan soun ke dalam timlo.

3. Cabuk Rambak

Penjaja cabuk rambak sering ditemui di pinggir jalan ketika pagi hari atau di dalam pasar-pasar tradisional di Solo. Cabuk rambak terbuat dari potongan ketupat yang dilumuri dengan saus wijen dan kemiri. Kuliner ini disantap dengan nasi kering disebut dengan karak.

Cabuk rambak cocok untuk sarapan atau sebagai makanan sela karena porsi yang sedikit. Untuk merasakan makanan otentik ini, Anda dapat segera memesan tiket kereta Jakarta Solo.

4. Tahu Kupat

Tahu kupat khas Solo berbeda dengan daerah lain karena tahu kupat di Solo tidak menggunakan bumbu kacang. Bumbu yang digunakan tahu kupat Solo adalah kuah yang terbuat dari berbagai bumbu seperti gula jawa, kecap manis, bawang putih, ketumbar dan asam jawa.

Tahu kupat terdiri dari potongan ketupat, potongan tahu goreng, mie keriting rebus, potongan bakwan, dan irisan kol segar. Di atasnya, ditaburi kacang tanah dan seledri. Apabila ingin pedas, Anda dapat meminta irisan cabai rawit atau sambal bawang.

5. Tengkleng

Tengkleng berasal dari kaldu dan tulang kambing. Selain tulang, tengkleng juga terkadang berisi dengan jeroan kambing. Awalnya tengkleng adalah masakan untuk orang-orang yang tidak mampu membeli daging kambing. Tulang dan jeroan yang murah dari daging kambing kemudian diolah hingga rebusan airnya tercipta kaldu.

Dalam penyajiannya, tengkleng berbeda dengan gulai yang menggunakan sayur dan dapat diganti dengan daging lain seperti sapi dan ayam. Santan pada gulai juga lebih pekat daripada tengkleng.

6. Serabi Solo

Berbeda dengan surabi Bandung yang disantap menggunakan kuah, serabi disantap kering. Kuliner yang termasuk kue ini terbuat dari tepung beras dan santan. Rasa serabi yang gurih berasal dari santan.

Selain itu, lembaran daun pisang yang menjadi pembungkus serabi juga memberikan cita rasa otentik sendiri. Serabi merupakan kudapan yang biasanya dijual pada pagi hari di Solo.

Wisata kuliner memang tidak pernah membosankan. Anda dapat mencicipi citarasa otentik dari suatu kota dengan berwisata kuliner. Dengan memesan tiket kereta Jakarta Solo, Anda dapat menikmati wisata kuliner di Kota Bengawan itu secara langsung.